Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI)
Setelah dibentuknya BPUPKI, jepang membentuk yang namanya Panitia
Persiapan Kemerdekaan Indonesia
atau disingkat PPKI atau dalam bahasa jepang yaitu Dokuritsu Junbi Inkai adalah sebuah badan
pembentukan jepang yang terdiri dari panitia -
panitia yang bertugas
untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia. Setelah BPUPKI dibubarkan oleh Jepang kemudian dibentuk lah PPKI pada tanggal 7 Agustus
1945 yang
diketuai oleh Ir. Soekarno.
Izin pembentukan badan ini diberikan oleh Hisaichi
Terauchi, seorang marsekal Jepang yang berada di Saigon. Badan ini dibentuk sebelum MPR ada.
Setelah dibentuknya PPKI diselenggarakanlah beberapa sidang dan hasil-hasil sebagai berikut ini. Sidang diselenggarakan selama 3 kali “Tanggal 18, 19, 22 Agustus 1945” dengan agenda dan hasil sidang
berikut ini.
Sidang PPKI Pertama (18 Agustus 1945):
- Mengesahkan Undang-Undang Dasar 1945
- Memilih Ir. Soekarno sebagai Presiden dan Drs. Mohammad Hatta sebagai wakil
- Dibentuk Komite Nasional untuk membantu tugas Presiden sementara, sebelum dibentuknya MPR dan DPR.
Sidang PPKI Kedua (19 Agustus 1945)
- Pembagian wilayah, terdiri atas 8 provinsi.
- Membentuk Komite Nasional (Daerah).
- Menetapkan 12 departemen dengan
menterinya yang mengepalai departemen dan 4
menteri negara.
Sidang PPKI ketiga (22 Agustus 1945)
- Pembentukan Komite Nasional.
- Membentuk Partai Nasional Indonesia.
- Pembentukan Badan Keamanan Rakyat.
Sejarah Lahirnya PPKI
Berikut adalah sejarah dimana terbentuknya PPKI oleh JEPANG. Jepang semakin mengalami kemunduran dalam Perang Asia Timur Raya oleh sekutu. Jenderal Tentara Jepang diwilayah Selatan mengadakan rapat. Didalam rapat disepakati Indonesia akan diberi kemerdekaan pada tanggal 7 September 1945 oleh Jepang.
Keadaan
Jepang semakin kritis pada keadaan perang pasifik asia timur raya. 6 dan 8 Agustus 1945, dua kota di Negara
Jepang yaitu kota Hirosima dan Nagasaki dibom
atom oleh Amerika Serikat dan Sekutu sebagai balasan atas di serangnya pearl
houbour di hawai.
Menghadapi
situasi seperti ini,
Jenderal Terauchi menyetujui pembentukan Dokuritsu Junbi Inkai atau Panitia
Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Persetujuan terjadi pada pada tanggal 7 Agustus
1945. Tugas PPKI adalah melanjutkan tugas BPUPKI yang sebelumnya dan mempersiapkan Kemerdekaan
Indonesia. Ketua PPKI saat itu adalah Ir. Soekarno, sedangkan wakilnya
Drs. Moh. Hatta.
PPKI
beranggotakan 21 orang dan semuanya orang Indonesia yang berasal dari berbagai
daerah.
- Jawa 12 wakil.
- Sumatera 3 wakil.
- Sulawesi 2 wakil.
- Kalimantan 1 wakil.
- Sunda Kecil 1 wakil.
- Maluku 1 wakil.
- Golongan penduduk Cina 1 wakil
Untuk kepentingan peresmian PPKI, Jendral Terauchi, pimpinan Angkatan Perang Jepang
yang berkedudukan di Saigon, pada tanggal 9 Agustus 1945 memanggil Soekarno,
Moh. Hatta, dan Rajiman Widyodiningrat untuk pergi ke Dalat, Saigon. Di Dalat, Jendral
Terauchi menegaskan bahwa Pemerintah Kerajaan Jepang memutuskan untuk menyerahkan kemerdekaan
kepada bangsa Indonesia. Selanjutnya terjadilah desakan dikalangan
muda untuk segera memplokamirkan kemerdekaan. Demikian postingan singkat
tentang sejarah PPKI. Semoga bermanfaat bagi kita semua.
No comments:
Post a Comment